Pemerintah semakin memperketat distribusi BBM bersubsidi melalui sistem digital berbasis QR Code. Bagi pemilik kendaraan roda empat ke atas, barcode Pertamina kini menjadi syarat wajib untuk membeli Solar JBT maupun Pertalite dengan harga subsidi di SPBU. Tanpa kode ini, sistem akan secara otomatis menolak pengisian BBM bersubsidi pada kendaraan Anda.
Program Subsidi Tepat MyPertamina sendiri diluncurkan sebagai bagian dari upaya digitalisasi penyaluran energi nasional. Tujuannya jelas, memastikan BBM murah hanya diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak. Dengan integrasi data kendaraan dan identitas pemilik, potensi penyalahgunaan dan penimbunan BBM bisa ditekan secara signifikan.
Artikel ini menyajikan panduan lengkap cara mendaftar barcode Pertamina di Februari 2026, mulai dari persiapan dokumen, langkah pendaftaran via website resmi, hingga solusi praktis apabila pendaftaran Anda mengalami kendala. Simak setiap tahapannya agar proses verifikasi berjalan lancar tanpa hambatan.
Apa Itu Barcode Pertamina dan Dasar Hukumnya?
Barcode Pertamina atau QR Code Subsidi Tepat merupakan kode digital unik yang diterbitkan oleh PT Pertamina (Persero) melalui platform MyPertamina. Kode ini berfungsi sebagai identitas digital kendaraan yang memungkinkan pemiliknya membeli BBM bersubsidi sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah. Setiap kali pengisian dilakukan di SPBU, petugas akan memindai QR Code tersebut untuk memverifikasi kelayakan kendaraan.
Dasar hukum penerapan sistem ini mengacu pada regulasi yang dikeluarkan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta kebijakan pemerintah tentang pengendalian distribusi BBM bersubsidi. PT Pertamina sebagai pelaksana teknis bekerja sama dengan Korlantas Polri untuk memvalidasi data kendaraan secara real-time. Integrasi antarinstansi inilah yang membuat sistem ini mampu mendeteksi ketidaksesuaian data pelat nomor, kepemilikan kendaraan, hingga riwayat pengisian harian.
Tujuan dan Manfaat Daftar Barcode Pertamina
Program barcode Pertamina memiliki beberapa tujuan strategis. Pertama, memastikan BBM bersubsidi hanya diakses oleh kendaraan yang memenuhi kriteria. Kedua, mencegah praktik penimbunan dan penjualan BBM subsidi secara ilegal. Ketiga, menyediakan data digital yang transparan mengenai konsumsi BBM nasional. Keempat, mempercepat proses transaksi di SPBU dengan sistem scan otomatis.
Dari sisi manfaat, pemilik kendaraan yang telah terdaftar mendapatkan jaminan akses BBM subsidi sesuai kuota harian. Proses pengisian menjadi lebih cepat karena petugas cukup memindai kode tanpa perlu pengecekan manual. Selain itu, pemilik kendaraan bisa memantau riwayat pengisian secara digital. Sasaran utama program ini adalah seluruh pemilik kendaraan roda empat ke atas yang menggunakan Solar JBT maupun Pertalite, baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan layanan publik.
Syarat dan Kriteria Daftar Barcode Pertamina
Syarat Umum
Pendaftaran barcode Pertamina terbuka bagi seluruh pemilik kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang menggunakan BBM jenis Solar JBT atau Pertalite. Kendaraan harus terdaftar secara sah di database Korlantas Polri dengan pajak yang masih aktif. Pendaftar juga wajib memiliki NIK yang valid dan belum terdaftar pada kendaraan lain, kecuali menggunakan fitur klaim kendaraan.
Kriteria Penerima
Yang berhak mendaftar meliputi pemilik kendaraan pribadi roda empat, kendaraan angkutan umum dan barang, kendaraan layanan publik seperti ambulans dan pemadam kebakaran, serta nelayan, petani, dan pelaku usaha mikro yang membutuhkan BBM subsidi untuk operasional. Kendaraan mewah atau kendaraan yang tidak memenuhi kriteria subsidi berpotensi ditolak oleh sistem secara otomatis.
Dokumen yang Diperlukan
Siapkan file digital berupa foto dari dokumen berikut: KTP asli dengan NIK dan foto wajah yang jelas, STNK asli bagian depan dan belakang, foto kendaraan tampak depan yang memperlihatkan pelat nomor serta tampak samping yang menunjukkan bodi kendaraan, foto KIR bagi kendaraan komersial, dan surat rekomendasi bagi kategori non-kendaraan seperti nelayan atau petani. Pastikan semua foto berformat JPG atau JPEG dengan ukuran maksimal 2 MB per file dan resolusi tinggi agar data terbaca jelas oleh tim verifikasi.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Nama Program | Subsidi Tepat MyPertamina (Barcode/QR Code) |
| Penyelenggara | PT Pertamina (Persero) bekerja sama dengan BPH Migas |
| Sasaran Penerima | Pemilik kendaraan roda 4 ke atas (pribadi, komersial, layanan umum) |
| Kuota BBM Harian | 60 liter (pribadi), 80 liter (angkutan roda 4), 200 liter (roda 6+) |
| Waktu Verifikasi | Maksimal 7 hari kerja (bisa lebih cepat 1×24 jam) |
| Website Resmi | subsiditepat.mypertamina.id |
Cara Daftar Barcode Pertamina dengan Mudah
Cara Pertama – Via Website Resmi Subsidi Tepat
Langkah 1: Akses Portal Resmi dan Buat Akun
Buka browser di ponsel atau laptop Anda, lalu kunjungi alamat https://subsiditepat.mypertamina.id/. Centang kotak persetujuan informasi yang muncul di halaman utama, kemudian klik tombol Daftar Sekarang. Pastikan Anda hanya mengakses situs resmi ini dan bukan tautan mencurigakan yang beredar di grup WhatsApp untuk menghindari penipuan phishing.
Langkah 2: Isi Data Registrasi
Masukkan nama lengkap sesuai KTP, NIK, nomor HP aktif, alamat email yang valid, dan buat password yang kuat. Setelah semua kolom terisi, klik Selanjutnya. Sistem akan mengirimkan link aktivasi ke email yang Anda daftarkan. Buka email tersebut dan klik tombol Aktivasi Akun untuk mengaktifkan akun Anda.
Langkah 3: Lengkapi Data Diri
Login kembali menggunakan NIK dan password yang sudah dibuat. Isi data diri secara lengkap sesuai informasi di KTP Anda. Untuk kolom alamat tinggal saat ini, Anda boleh mengisi alamat yang berbeda dari KTP selama data tersebut akurat dan sesuai domisili terkini.
Langkah 4: Daftarkan Data Kendaraan
Pilih jenis BBM yang digunakan antara Solar JBT atau Pertalite, lalu tentukan tipe kendaraan apakah pribadi, komersial barang, komersial penumpang, atau layanan umum. Unggah foto STNK bagian identitas dan pajak, serta foto kendaraan tampak depan dan samping. Isi nomor polisi, tahun pembuatan, dan kapasitas mesin sesuai STNK. Kesalahan satu digit saja pada pelat nomor bisa menyebabkan penolakan karena sistem terkoneksi langsung dengan database Korlantas.
Langkah 5: Finalisasi dan Tunggu Verifikasi
Periksa kembali seluruh data yang telah diinput pada halaman ringkasan. Centang pernyataan kebenaran data, lalu klik Daftar Subsidi Tepat. Proses verifikasi membutuhkan waktu maksimal 7 hari kerja, meskipun banyak kasus berhasil diverifikasi dalam kurun 1×24 jam jika dokumen lengkap dan jelas. Pantau status pendaftaran secara berkala melalui akun Anda di website atau tunggu notifikasi via email.
Cara Kedua – Via Cetak QR Code Fisik
Setelah status pendaftaran disetujui, Anda bisa mengunduh QR Code dari website Subsidi Tepat dan menyimpannya di galeri ponsel. Namun, sangat disarankan untuk mencetak QR Code tersebut kemudian melaminatingnya dan menempelkannya di dashboard atau sun visor mobil. Cara ini sangat berguna saat sinyal internet di SPBU tidak stabil atau ketika baterai ponsel habis. Cukup tunjukkan QR Code fisik ke petugas sebelum pengisian BBM dimulai.
Jadwal Pendaftaran Barcode Pertamina Februari 2026
Pendaftaran barcode Pertamina melalui website Subsidi Tepat MyPertamina bersifat terbuka sepanjang tahun dan tidak memiliki batas waktu penutupan. Artinya, pemilik kendaraan bisa mendaftar kapan saja selama layanan aktif. Namun, sebaiknya segera lakukan pendaftaran karena tanpa QR Code, akses pembelian BBM subsidi di SPBU akan dibatasi secara otomatis oleh sistem.
Proses verifikasi berjalan secara bertahap dengan estimasi maksimal 7 hari kerja setelah pengajuan. Apabila data dan foto dokumen jelas, verifikasi bisa selesai lebih cepat. Pastikan Anda mengecek status pendaftaran secara berkala, terutama dalam 3 hingga 5 hari pertama setelah pengajuan untuk mengetahui apakah ada dokumen yang perlu diperbaiki.
Cara Cek Status Pendaftaran Barcode Pertamina
Cek Via Website Resmi
Kunjungi kembali situs https://subsiditepat.mypertamina.id/ dan login menggunakan NIK serta password akun Anda. Setelah masuk ke dashboard, status pendaftaran akan terlihat apakah sedang dalam proses verifikasi, sudah disetujui, atau ditolak. Jika disetujui, QR Code bisa langsung diunduh dari halaman tersebut.
Cek Via Aplikasi MyPertamina
Unduh aplikasi MyPertamina dari Google Play Store atau App Store, lalu login menggunakan akun yang sama. Di dalam aplikasi, Anda bisa melihat status pendaftaran, kuota harian BBM, serta riwayat pengisian. Aplikasi ini juga memudahkan pembayaran menggunakan LinkAja untuk mendapatkan poin tambahan saat transaksi di SPBU.
Cek Via Email dan Call Center
Setiap perubahan status pendaftaran biasanya dikirimkan melalui notifikasi email. Periksa folder inbox dan spam secara rutin. Apabila membutuhkan bantuan lebih lanjut, Anda bisa menghubungi call center Pertamina di nomor 135 atau menyampaikan keluhan melalui media sosial resmi Pertamina yang telah terverifikasi.
Tips Penting Seputar Daftar Barcode Pertamina
Pertama, keluarkan STNK dan KTP dari plastik pelindung saat memotret agar tidak ada pantulan cahaya yang menghalangi data. Kedua, foto dokumen di tempat terang namun tidak di bawah sinar matahari langsung untuk menghindari silau. Ketiga, pastikan seluruh sudut dokumen masuk dalam frame kamera dengan resolusi tinggi. Keempat, jangan pernah membagikan foto QR Code di media sosial karena bisa disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Kelima, jaga kerahasiaan kode OTP karena pihak Pertamina tidak pernah meminta OTP melalui telepon atau WhatsApp. Keenam, gunakan email dan nomor HP yang aktif agar tidak terlewat notifikasi penting terkait proses verifikasi.
Masalah yang Sering Terjadi dan Solusinya
Kendala paling umum adalah foto STNK atau kendaraan yang buram sehingga gagal lolos verifikasi. Solusinya, ambil ulang foto dengan pencahayaan cukup dan pastikan teks pada dokumen terbaca jelas sebelum diunggah.
Masalah kedua adalah data pelat nomor tidak cocok dengan database Korlantas. Hal ini bisa terjadi jika ada kesalahan ketik atau pajak kendaraan sudah mati. Pastikan pajak kendaraan aktif dan ketik ulang nomor polisi sesuai yang tertera di STNK fisik.
Masalah ketiga berupa notifikasi “NIK Sudah Terdaftar” yang biasanya muncul pada kendaraan bekas. Gunakan fitur Klaim Kendaraan dengan mengunggah bukti kepemilikan terbaru berupa BPKB atau kwitansi jual beli.
Apabila link aktivasi email tidak masuk, periksa folder spam atau promotions. Tunggu 10 hingga 15 menit sebelum meminta pengiriman ulang dan pastikan alamat email diketik tanpa kesalahan.
FAQ: Pertanyaan Seputar Daftar Barcode Pertamina
Q1: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk verifikasi barcode Pertamina?
Proses verifikasi pendaftaran QR Code melalui website Subsidi Tepat MyPertamina memerlukan waktu maksimal 7 hari kerja. Namun, jika seluruh dokumen yang diunggah memiliki kualitas baik dan data sesuai, verifikasi bisa diselesaikan dalam waktu 1×24 jam saja.
Q2: Apakah pendaftaran barcode wajib melalui aplikasi MyPertamina?
Tidak wajib. Pendaftaran utama justru dilakukan melalui website resmi subsiditepat.mypertamina.id yang bisa diakses lewat browser ponsel maupun komputer. Anda tidak perlu mengunduh aplikasi khusus terlebih dahulu untuk melakukan registrasi awal.
Q3: Bagaimana jika pendaftaran barcode Pertamina saya ditolak sistem?
Periksa alasan penolakan yang dikirimkan melalui email atau yang tercantum di halaman akun website. Umumnya penolakan terjadi karena foto buram atau data yang tidak sesuai. Perbaiki dokumen yang bermasalah dan lakukan pengajuan ulang dengan kualitas foto lebih baik.
Q4: Bisakah satu akun digunakan untuk mendaftarkan beberapa kendaraan?
Ya, satu akun pengguna di platform Subsidi Tepat dapat digunakan untuk mendaftarkan lebih dari satu kendaraan. Anda cukup menambahkan data kendaraan baru melalui menu yang tersedia di dalam dashboard akun tanpa perlu membuat akun tambahan.
Q5: Apakah harus daftar ulang barcode jika ganti pelat nomor kendaraan?
Ya, setiap perubahan nomor polisi baik karena perpanjangan lima tahunan maupun proses mutasi mengharuskan Anda memperbarui data kendaraan di website Subsidi Tepat. Jika tidak diperbarui, QR Code lama tidak akan valid saat dipindai di SPBU.
Disclaimer:
Informasi dalam artikel ini bersumber dari Selfd.id dan kebijakan resmi PT Pertamina (Persero) yang dapat berubah sewaktu-waktu sesuai regulasi pemerintah dan BPH Migas. Untuk informasi terbaru dan paling akurat, pembaca disarankan untuk mengunjungi website resmi subsiditepat.mypertamina.id atau menghubungi call center Pertamina di nomor 135 secara langsung.
Mendaftarkan kendaraan untuk mendapatkan barcode Pertamina merupakan langkah penting agar Anda tetap bisa mengakses BBM bersubsidi dengan harga terjangkau. Pastikan dokumen disiapkan dengan baik, foto diambil dengan resolusi tinggi, dan data diinput tanpa kesalahan agar proses verifikasi berjalan lancar.
Jangan tunda pendaftaran hingga kuota BBM Anda dibatasi di SPBU. Segera kunjungi website Subsidi Tepat MyPertamina, daftarkan kendaraan Anda, dan simpan QR Code di tempat yang mudah dijangkau. Bagikan artikel ini kepada keluarga atau rekan yang belum memiliki barcode agar mereka juga mendapatkan informasi yang tepat.