Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus membuka peluang lebar bagi pelaku usaha di seluruh Indonesia. Per Januari 2026, sebanyak 21.102 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di 509 kabupaten dan 7.022 kecamatan. Angka ini menunjukkan antusiasme tinggi sekaligus potensi besar bagi calon mitra yang ingin bergabung.
Dari target pemerintah sebanyak 30.000 mitra untuk melayani 82,9 juta penerima manfaat, masih tersisa ribuan kuota yang menunggu untuk diisi. Portal pendaftaran di mitra.bgn.go.id sudah kembali dibuka sejak November 2025 setelah sempat dihentikan sementara untuk evaluasi. Artinya, saat ini merupakan momentum yang tepat bagi UMKM, koperasi, BUMDes, hingga yayasan untuk mendaftarkan diri.
Artikel ini menyajikan panduan lengkap proses pendaftaran mitra BGN tahun 2026, mulai dari persyaratan dasar, dokumen yang wajib disiapkan, tahapan pendaftaran secara online, hingga estimasi waktu verifikasi. Dengan memahami setiap langkahnya, Anda bisa mempersiapkan diri secara optimal dan meningkatkan peluang lolos seleksi.
Apa Itu Mitra BGN dan Peran SPPG dalam Program MBG?
Mitra BGN merupakan unit usaha, kelompok masyarakat, koperasi, atau badan usaha yang menjalin kerja sama resmi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menyediakan, mengolah, serta mendistribusikan makanan bergizi. Dalam struktur program ini, mitra dikenal dengan istilah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.
Peran SPPG tidak hanya sebatas menyiapkan makanan. Setiap unit juga bertanggung jawab memastikan rantai pasok bahan baku bersumber dari produksi lokal guna menggerakkan perekonomian daerah. Penerima manfaat program ini mencakup peserta didik mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Landasan hukum program ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional. Setiap SPPG berada di bawah pengawasan ketat dan diwajibkan mematuhi protokol keamanan pangan berstandar internasional serta standar gizi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Tujuan dan Manfaat Menjadi Mitra BGN
Program MBG melalui kemitraan BGN memiliki beberapa tujuan strategis. Pertama, memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak usia sekolah, balita, dan kelompok rentan lainnya. Kedua, menggerakkan ekonomi lokal melalui penggunaan bahan pangan dari petani dan produsen di sekitar wilayah SPPG. Ketiga, menciptakan lapangan kerja baru di sektor kuliner dan logistik pangan. Keempat, membangun ekosistem penyediaan makanan bergizi yang terstandarisasi di seluruh Indonesia.
Bagi mitra yang bergabung, manfaat yang diperoleh sangat konkret. Pelaku UMKM mendapatkan pasar tetap dengan permintaan harian yang stabil. Koperasi dan BUMDes memiliki sumber pendapatan baru yang berkelanjutan. Selain itu, mitra memperoleh pendampingan teknis dari BGN terkait standar pengolahan pangan dan higiene sanitasi. Sasaran program ini terbuka bagi beragam bentuk badan usaha, mulai dari usaha mikro hingga perseroan terbatas.
Syarat dan Kriteria Pendaftaran Mitra BGN 2026
Syarat Umum
Pemerintah menetapkan tiga persyaratan pokok yang harus dipenuhi setiap calon mitra. Pertama, calon mitra harus memiliki usaha yang bergerak di bidang penyediaan makanan bergizi, baik itu UMKM kuliner, katering, koperasi, maupun lembaga relevan lainnya. Pengalaman di industri kuliner atau layanan makanan menjadi nilai tambah selama proses seleksi.
Kedua, calon mitra wajib memiliki legalitas usaha yang sah dan diakui secara hukum. Kelengkapan data badan hukum ini bertujuan menjamin keseriusan serta tanggung jawab mitra dalam menjalankan program. Ketiga, setiap mitra harus berkomitmen menggunakan bahan pangan lokal sebagai bahan utama untuk mendukung kesejahteraan petani dan produksi pangan dalam negeri.
Kriteria Penerima/Peserta
Berbagai bentuk badan usaha diperbolehkan mendaftar, meliputi yayasan atau lembaga sosial, Perseroan Terbatas (PT), Commanditaire Vennootschap (CV), koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), usaha dagang, serta instansi pemerintahan. Perlu dicatat bahwa mitra wajib bekerja sama dengan lembaga yayasan yang berwenang untuk proses pencairan dana bantuan dari pemerintah, karena hanya mitra berbentuk yayasan yang dapat menerima dan mengelola dana secara langsung.
Dokumen yang Diperlukan
Sebelum memulai pendaftaran, siapkan dokumen berikut secara lengkap. Untuk informasi akun, Anda memerlukan logo mitra, email aktif, dan nomor telepon. Dari sisi legalitas, persiapkan akta pendirian, SK Kemenkumham, dan NIB (Nomor Induk Berusaha). Dokumen keuangan berupa NPWP badan usaha juga wajib tersedia. Untuk sertifikasi, siapkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan Sertifikat Halal jika tersedia. Khusus dokumen SPPG, Anda perlu menyertakan bukti kepemilikan atau perjanjian sewa lahan, layout bangunan, foto kondisi bangunan, serta video akses lokasi. Seluruh dokumen diunggah dalam format PDF yang jelas terbaca.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Nama Program | Mitra Badan Gizi Nasional (BGN) — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) |
| Penyelenggara | Badan Gizi Nasional (BGN) |
| Sasaran Penerima | UMKM, Koperasi, BUMDes, PT, CV, Yayasan, Usaha Dagang, Instansi Pemerintahan |
| Target Mitra & Penerima Manfaat | 30.000 SPPG untuk 82,9 juta penerima manfaat |
| Periode Pendaftaran | Dibuka kembali sejak November 2025 (menyesuaikan kuota dan kebutuhan daerah) |
| Website Resmi | https://mitra.bgn.go.id |
Cara Daftar Mitra BGN 2026 dengan Mudah
Cara Pertama — Via Portal Online mitra.bgn.go.id
Langkah 1: Akses Portal dan Buat Akun Baru Buka laman https://mitra.bgn.go.id menggunakan browser terbaru seperti Chrome, Firefox, atau Microsoft Edge. Setelah halaman utama tampil, klik tombol “Buat Akun Baru” untuk memulai proses registrasi. Pastikan koneksi internet Anda stabil agar tidak terjadi gangguan saat pengisian data.
Langkah 2: Isi Data Mitra dan Badan Usaha Lengkapi seluruh formulir registrasi yang meliputi nama, email aktif, nomor telepon, tipe instansi, dan kata sandi. Lanjutkan dengan mengisi data badan usaha secara detail, termasuk nama badan usaha, tipe badan hukum, alamat lengkap, dan data penanggung jawab. Pastikan seluruh informasi yang diinput sudah sesuai dengan dokumen legalitas Anda.
Langkah 3: Unggah Dokumen Legalitas Setelah data tersimpan, unggah seluruh dokumen persyaratan dalam format PDF yang jelas terbaca. Dokumen yang diunggah meliputi NIB, NPWP, Akta Pendirian, dan SK Kemenkumham. Hindari mengunggah file yang blur, terpotong, atau tidak lengkap karena hal ini menjadi penyebab utama penolakan di tahap administrasi.
Langkah 4: Ajukan Verifikasi Akun Setelah semua dokumen berhasil diunggah, klik tombol “Ajukan Verifikasi” untuk mengirimkan data Anda ke tim peninjau BGN. Proses peninjauan administratif memakan waktu sekitar 3 sampai 7 hari kerja. Pantau status akun Anda melalui dashboard secara berkala hingga berstatus “Terverifikasi”.
Langkah 5: Ajukan Lokasi SPPG Setelah akun terverifikasi, masuk ke menu “Ajukan Lokasi Baru” untuk mendaftarkan lokasi dapur. Tandai titik lokasi secara akurat pada peta yang tersedia, karena lokasi yang sudah lolos verifikasi tidak dapat diubah. Lengkapi formulir dengan alamat lengkap, jenis SPPG, luas bangunan, dan komitmen waktu persiapan, kemudian unggah dokumen pendukung berupa bukti kepemilikan lahan, layout bangunan, foto kondisi, dan video akses lokasi.
Cara Kedua — Via Pendampingan Offline
Bagi calon mitra yang mengalami kesulitan mengakses portal secara mandiri, pendampingan dapat diperoleh melalui Dinas Koperasi dan UMKM atau kantor desa setempat. Beberapa daerah juga menyediakan layanan bantuan pendaftaran melalui program dapur umum di wilayah masing-masing. Metode ini cocok bagi pelaku usaha yang kurang familiar dengan teknologi digital. Siapkan seluruh dokumen asli dan fotokopi saat mengunjungi instansi terkait.
Jadwal dan Timeline Verifikasi Mitra BGN Februari 2026
Durasi proses verifikasi sangat bergantung pada kelengkapan dokumen dan kesiapan lokasi dapur. Secara umum, verifikasi dokumen administratif memerlukan waktu 3 sampai 7 hari kerja. Setelah lolos tahap administrasi, verifikasi lapangan berupa survei lokasi dilaksanakan dalam 1 sampai 2 minggu. Penerbitan kontrak atau Perjanjian Kerja Sama (PKS) membutuhkan waktu tambahan 1 sampai 2 minggu setelah lolos survei. Total keseluruhan proses diperkirakan memakan waktu 3 minggu hingga 1,5 bulan.
Portal mitra.bgn.go.id telah aktif kembali sejak November 2025 dan jadwal pendaftaran menyesuaikan tahun anggaran serta kebutuhan daerah. Pantau terus website resmi BGN di bgn.go.id untuk pengumuman pembukaan batch pendaftaran terbaru agar tidak ketinggalan informasi.
Cara Cek Status Pendaftaran Mitra BGN
Cek Via Dashboard Portal Resmi
Cara paling mudah mengecek status pendaftaran adalah melalui dashboard akun di portal mitra.bgn.go.id. Login menggunakan email dan kata sandi yang telah didaftarkan, kemudian perhatikan status verifikasi yang tertera pada halaman utama akun Anda. Status akan berubah sesuai tahapan yang sedang berlangsung, mulai dari “Menunggu Verifikasi” hingga “Terverifikasi”.
Cek Via Website Resmi BGN
Informasi umum terkait perkembangan program, pengumuman batch baru, dan jadwal verifikasi dapat dipantau melalui website resmi BGN di https://www.bgn.go.id. Halaman FAQ di https://www.bgn.go.id/faq juga menyediakan jawaban atas pertanyaan teknis yang sering diajukan calon mitra.
Cek Via Media Sosial dan Kanal Informasi
Pantau akun media sosial resmi BGN untuk mendapatkan pengumuman terbaru mengenai pembukaan batch pendaftaran dan kebijakan baru. Untuk informasi tambahan di tingkat daerah, hubungi Dinas Koperasi dan UMKM atau kantor desa setempat selama jam operasional kerja.
Tips Penting Seputar Pendaftaran Mitra BGN
Berikut beberapa tips praktis agar proses pendaftaran berjalan lancar dan peluang lolos verifikasi semakin besar. Pertama, lakukan audit internal terhadap kesiapan dapur sebelum mendaftar dan pastikan sudah memenuhi standar SLHS. Kedua, pastikan seluruh data yang diinput di portal sesuai dengan kondisi lapangan, karena ketidaksesuaian menjadi penyebab utama penolakan. Ketiga, unggah dokumen dalam format PDF berkualitas tinggi yang jelas terbaca tanpa ada bagian yang terpotong.
Keempat, perhatikan standar teknis dapur SPPG di mana area persiapan dan pengolahan harus terpisah, tersedia akses air bersih, serta sistem pembuangan limbah yang memadai. Kelima, pilih lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh kendaraan logistik. Keenam, siapkan dana operasional awal karena mitra perlu menalangi biaya sebelum bantuan pemerintah dicairkan.
Masalah yang Sering Terjadi dan Solusinya
Kendala paling umum adalah penolakan di tahap administrasi akibat dokumen yang tidak lengkap atau tidak terbaca jelas. Solusinya, periksa ulang seluruh dokumen sebelum mengunggah dan pastikan format PDF memiliki resolusi yang memadai.
Masalah kedua adalah ketidaksesuaian data yang diinput dengan kondisi lokasi sebenarnya. Hal ini bisa dihindari dengan mengisi formulir secara teliti dan menandai titik lokasi pada peta secara akurat.
Kendala lainnya adalah keterlambatan verifikasi akibat tingginya volume pendaftar di wilayah tertentu. Jika mengalami hal ini, pantau dashboard secara berkala dan hubungi kanal resmi BGN untuk informasi terbaru. Apabila masalah tidak terselesaikan, gunakan fitur “Revisi Data” di portal untuk melakukan perbaikan sesuai arahan dari tim verifikator.
FAQ: Pertanyaan Seputar Pendaftaran Mitra BGN
Q1: Apakah pendaftaran mitra BGN dikenakan biaya? Pendaftaran sepenuhnya gratis dan tidak dipungut biaya apapun. Seluruh proses dilakukan secara online melalui portal mitra.bgn.go.id. Waspadai oknum yang meminta sejumlah uang dengan dalih menjamin kelulusan verifikasi, karena hal tersebut bukan bagian dari prosedur resmi BGN.
Q2: Apakah UMKM kecil bisa mendaftar sebagai mitra BGN? Bisa. Program ini terbuka bagi berbagai bentuk badan usaha termasuk UMKM, koperasi, BUMDes, CV, PT, yayasan, hingga usaha dagang. Syarat utamanya adalah memiliki legalitas usaha yang sah dan bergerak di bidang penyediaan makanan.
Q3: Bolehkah satu mitra mengajukan lebih dari satu lokasi SPPG? Diperbolehkan. Mitra dapat mengajukan beberapa lokasi SPPG selama setiap lokasi memenuhi persyaratan teknis dan mengikuti prosedur pengajuan yang berlaku di portal.
Q4: Berapa lama total waktu verifikasi dari awal hingga penandatanganan kontrak? Secara keseluruhan, proses verifikasi memakan waktu sekitar 3 minggu hingga 1,5 bulan, tergantung kelengkapan dokumen dan kesiapan fasilitas dapur. Keterlambatan biasanya terjadi jika ada permintaan perbaikan dari tim verifikator.
Q5: Bagaimana jika pengajuan pendaftaran ditolak oleh BGN? Mitra yang ditolak dapat melakukan perbaikan data sesuai arahan verifikator melalui fitur “Revisi Data” di portal, atau mengajukan lokasi baru. Untuk penolakan yang bersifat minor, biasanya diberi kesempatan waktu untuk melengkapi kekurangan.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersumber dari portal resmi mitra.bgn.go.id, website bgn.go.id, serta Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional. Syarat, prosedur, dan ketentuan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan terbaru dari Badan Gizi Nasional. Untuk informasi paling akurat dan terkini, pembaca disarankan untuk mengunjungi website resmi BGN atau menghubungi Dinas Koperasi dan UMKM setempat secara langsung.
Pendaftaran mitra BGN 2026 merupakan peluang nyata bagi pelaku usaha yang ingin berkontribusi dalam program pemenuhan gizi nasional sekaligus mengembangkan bisnis. Dengan target 30.000 SPPG dan 82,9 juta penerima manfaat, kuota masih tersedia bagi mereka yang memenuhi persyaratan dan siap berkomitmen.
Segera siapkan seluruh dokumen yang diperlukan, perbaiki standar dapur sesuai ketentuan, dan daftarkan usaha Anda melalui portal resmi mitra.bgn.go.id. Bagikan artikel ini kepada rekan sesama pelaku usaha agar informasi bermanfaat ini menjangkau lebih banyak orang. Semoga sukses dalam proses pendaftaran!