Beranda » Bansos » Cek BLT Kesra 900 Ribu 2026, Jadwal Pencairan dan Cara Daftar Lewat HP

Cek BLT Kesra 900 Ribu 2026, Jadwal Pencairan dan Cara Daftar Lewat HP

Kabar pencairan BLT Kesra 900 ribu di awal 2026 ramai diperbincangkan di berbagai grup WhatsApp dan media sosial. Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang bertanya-tanya apakah bantuan ini masih berlanjut atau sudah dihentikan.

Informasi simpang siur membuat sebagian masyarakat kebingungan. Nominal Rp900 ribu yang sering disebut-sebut sebenarnya bukan angka asal-asalan, melainkan akumulasi pencairan tiga bulan sekaligus dari program bantuan tunai pemerintah.

Nah, artikel ini akan mengupas tuntas fakta seputar BLT Kesra 2026—mulai dari status program terkini, jadwal pencairan, syarat penerima, hingga cara cek dan daftar mandiri lewat HP.

Apa Itu BLT Kesra dan Asal Nominal 900 Ribu

BLT Kesra adalah singkatan dari Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menjaga daya beli masyarakat kurang mampu.

Nominal Rp900 ribu yang viral di masyarakat bukan berarti penerima mendapat bantuan sebesar itu setiap bulan. Angka tersebut merupakan hasil rapel atau penggabungan pencairan selama tiga bulan sekaligus (Rp300.000 x 3 bulan = Rp900.000).

Berikut rincian komponen BLT Kesra:

KomponenNominal per BulanTotal Rapel 3 Bulan
BLT Dana Desa/Miskin EkstremRp300.000Rp900.000
BPNT (jika dikonversi tunai)Rp200.000Rp600.000

Sumber dana BLT Kesra umumnya berasal dari Dana Desa atau anggaran Kemensos untuk percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Target utamanya adalah keluarga miskin ekstrem yang belum tercover program PKH reguler.

Update Status Program BLT Kesra 2026

Ini bagian penting yang perlu dipahami agar tidak termakan hoaks.

Berdasarkan pernyataan resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, BLT Kesra Rp900 ribu bersifat stimulus sementara yang berakhir pada 31 Desember 2025. Program ini tidak secara otomatis berlanjut di tahun 2026.

Klaim “BLT Kesra 900 ribu pasti cair Januari 2026” yang beredar di media sosial tidak akurat. Faktanya, hingga Januari 2026, pemerintah belum mengumumkan perpanjangan program ini.

Jadi, bagaimana dengan nasib KPM yang biasa menerima bantuan?

Kabar baiknya, program bantuan sosial reguler tetap berjalan. PKH (Program Keluarga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), dan PBI JKN (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional) masih aktif disalurkan sepanjang 2026.

Baca Juga:  Cara Cek Bansos dengan KTP 2026: NIK Terdaftar atau Tidak

Sedangkan untuk BLT Dana Desa atau BLT Kemiskinan Ekstrem, program ini tetap ada namun dengan kriteria lebih ketat. Penerima difokuskan pada kategori miskin ekstrem, lansia tunggal sakit, atau penyandang disabilitas berat.

Disclaimer: Status kelanjutan BLT Kesra dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah terbaru. Pantau terus informasi resmi dari Kemensos atau Dinas Sosial setempat.

Link Resmi Pengecekan Status Penerima

Di era digital, pengecekan status bansos bisa dilakukan dari rumah. Tapi hati-hati, banyak link palsu beredar dengan modus mencuri data pribadi.

Berikut satu-satunya link resmi untuk cek status penerima bansos:

Ciri-Ciri Link Penipuan yang Harus Dihindari

Waspadai link dengan karakteristik berikut:

  • Domain tidak berakhiran .go.id (contoh: .xyz, .top, .blogspot)
  • Meminta data sensitif seperti PIN ATM, nama ibu kandung, atau kode OTP
  • Menjanjikan pencairan instan setelah transfer “biaya administrasi”
  • Tampilan website abal-abal dengan banyak iklan pop-up

Ingat: Pemerintah tidak pernah memungut biaya untuk pendaftaran atau pencairan bansos. Semua layanan gratis.

Jika menemukan link mencurigakan yang mengatasnamakan pencairan bansos, segera laporkan ke layanan aduan konten Kominfo atau call center Kemensos.

Jadwal Pencairan BLT Kesra dan Bansos 2026

Pencairan bantuan sosial dilakukan secara bertahap untuk menghindari penumpukan dan memastikan distribusi merata. Berikut estimasi jadwal penyaluran untuk tahun 2026:

Tahap Periode Estimasi Pencairan Keterangan
Tahap 1 Januari – Maret Februari – Maret 2026 Menjelang Ramadan
Tahap 2 April – Juni Mei – Juni 2026 Triwulan II
Tahap 3 Juli – September Agustus – September 2026 Menjelang tahun ajaran baru
Tahap 4 Oktober – Desember November – Desember 2026 Akhir tahun anggaran

Catatan penting: Jadwal di atas adalah estimasi berdasarkan pola penyaluran tahun-tahun sebelumnya. Tanggal pasti dapat berbeda antar daerah tergantung kesiapan data bayar dan anggaran dari pemerintah daerah.

Mekanisme Pencairan Dana

Penyaluran BLT Kesra dan bansos lainnya dilakukan melalui dua jalur:

  1. Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BSI) — untuk wilayah dengan akses perbankan mudah, dana ditransfer langsung ke rekening KKS Merah Putih
  2. PT Pos Indonesia — untuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), penerima mengambil dana di kantor pos dengan membawa surat undangan

Syarat Penerima BLT Kesra 2026

Tidak semua masyarakat berhak mendapatkan bantuan ini. Pemerintah menetapkan kriteria ketat untuk memastikan anggaran tepat sasaran.

Kriteria Umum Penerima

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dengan e-KTP dan Kartu Keluarga valid
  • Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau DTSEN
  • Masuk kategori keluarga miskin atau rentan miskin (Desil 1-4)
  • Bukan ASN, TNI, Polri, atau pegawai BUMN/BUMD
  • Tidak menerima bantuan ganda dari program serupa dalam satu KK

Kriteria Khusus BLT Dana Desa/Miskin Ekstrem

  • Termasuk kategori miskin ekstrem berdasarkan data P3KE
  • Kehilangan mata pencaharian atau memiliki anggota keluarga dengan penyakit kronis
  • Lansia tunggal tanpa penghasilan
  • Penyandang disabilitas berat
Baca Juga:  Cara Daftar DTKS Online 2026, Agar Dapat Bansos Pemerintah

Dokumen yang Harus Disiapkan Saat Pencairan

  • KTP asli (e-KTP yang masih terbaca)
  • Kartu Keluarga (KK) asli
  • Surat undangan pencairan dari PT Pos (untuk pencairan via kantor pos)
  • Buku tabungan KKS (untuk pencairan via bank)

Cara Cek Status Penerima via Website Kemensos

Pengecekan melalui website adalah cara paling umum karena tidak perlu menginstal aplikasi tambahan. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka browser di HP (Chrome, Firefox, atau Safari)
  2. Ketik alamat cekbansos.kemensos.go.id pada kolom URL
  3. Pilih Provinsi sesuai alamat KTP
  4. Pilih Kabupaten/Kota sesuai KTP
  5. Pilih Kecamatan sesuai KTP
  6. Pilih Desa/Kelurahan sesuai KTP
  7. Masukkan nama lengkap sesuai yang tertera di KTP (tanpa gelar)
  8. Ketik kode captcha (4 huruf) yang muncul di layar
  9. Klik tombol “Cari Data”

Jika terdaftar, sistem akan menampilkan tabel berisi nama penerima, usia, jenis bantuan (PKH/BPNT/BLT Kesra), status penyaluran, dan periode pencairan.

Tips: Akses website di jam sepi (pagi atau malam hari) untuk menghindari server sibuk. Jika kode captcha tidak terbaca, klik ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.

Cara Cek Status Penerima via Aplikasi Cek Bansos

Aplikasi ini menyediakan fitur lebih lengkap, termasuk riwayat bantuan dan menu Usul Sanggah. Berikut cara menggunakannya:

  1. Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store (Android) atau App Store (iOS)
  2. Pastikan pengembangnya adalah Kementerian Sosial RI
  3. Buka aplikasi dan pilih “Buat Akun Baru” jika belum punya akun
  4. Isi data diri: Nomor KK, NIK, Nama Lengkap, Email, dan Nomor HP aktif
  5. Unggah foto KTP dan swafoto sambil memegang KTP
  6. Klik “Buat Akun Baru” dan tunggu verifikasi (1×24 jam)
  7. Setelah akun aktif, login dan pilih menu “Cek Bansos”
  8. Masukkan data wilayah dan nama lengkap
  9. Hasil akan menampilkan status kepesertaan dan riwayat pencairan

Keunggulan aplikasi ini adalah fitur transparansi yang memungkinkan pengguna melihat daftar penerima bantuan di satu kelurahan.

Tutorial Daftar Mandiri ke DTKS

Bagi yang merasa memenuhi syarat namun belum terdaftar, ada mekanisme pengajuan mandiri. Pendaftaran bisa dilakukan secara online maupun offline.

Cara Daftar Online (via Aplikasi)

  1. Buka aplikasi Cek Bansos dan login
  2. Pilih menu “Daftar Usulan” atau “Usul”
  3. Pilih jenis bantuan yang diusulkan (PKH, BPNT, atau BLT Kesra jika tersedia)
  4. Lengkapi data diri sesuai KTP dan KK
  5. Unggah foto rumah tampak depan (untuk verifikasi kondisi ekonomi)
  6. Klik “Submit” dan tunggu proses verifikasi

Proses verifikasi dilakukan berjenjang: Kelurahan → Kecamatan → Dinsos Kabupaten/Kota → Kemensos Pusat. Waktu yang dibutuhkan bervariasi tergantung antrean di setiap daerah.

Cara Daftar Offline (via Kantor Desa)

  1. Datang ke kantor desa atau kelurahan sesuai domisili KTP
  2. Bawa dokumen: KTP asli, KK asli, dan bukti kondisi ekonomi (jika ada)
  3. Ajukan permohonan sebagai calon penerima bansos kepada petugas
  4. Data akan dibahas dalam Musyawarah Desa (Musdes)
  5. Jika lolos, usulan diteruskan ke Dinas Sosial untuk verifikasi
Baca Juga:  Jadwal Lengkap Pencairan KJP Plus Februari 2026: Panduan Cek Status dan Nominal Bantuan Terbaru

Tips Agar Pengajuan Disetujui

Mendaftar saja tidak cukup. Berikut strategi agar pengajuan lebih berpeluang disetujui:

  • Pastikan data sinkron — NIK di KTP harus sama persis dengan data di Dukcapil dan DTKS. Satu huruf yang berbeda bisa menyebabkan penolakan
  • Update data kependudukan — Jika pindah domisili, segera urus KK/KTP baru sebelum mendaftar
  • Dokumentasikan kondisi rumah — Foto rumah yang jelas akan membantu proses verifikasi
  • Jangan menerima bantuan ganda — Sistem akan mendeteksi jika NIK sudah menerima bansos lain dalam satu KK
  • Aktif komunikasi dengan RT/RW — Usulan melalui Musdes lebih kuat karena didukung rekomendasi perangkat desa
  • Pantau status secara berkala — Cek minimal sebulan sekali untuk memastikan pengajuan masih diproses

Solusi Jika Nama Tidak Ditemukan di Sistem

Beberapa KPM mengeluh namanya tiba-tiba hilang dari daftar penerima. Ini penyebab umum dan solusinya:

PenyebabSolusi
Belum terdaftar di DTKSAjukan pendaftaran via aplikasi atau kantor desa
NIK tidak padan dengan DukcapilPerbaiki data di kantor Dukcapil setempat
Dianggap sudah mampu (graduasi)Gunakan fitur “Sanggah” di aplikasi dengan bukti kondisi terkini
Pindah domisili tanpa laporUrus perpindahan data di Dinsos wilayah baru
Data ganda/duplikatMinta petugas SIKS-NG desa untuk membersihkan data

Jika sudah mencoba semua langkah tapi masih bermasalah, hubungi saluran pengaduan resmi.

Kontak Bantuan dan Pengaduan Resmi

Berikut saluran resmi untuk konsultasi atau melaporkan kendala:

  • Call Center Kemensos: 1500-799 (layanan 24 jam)
  • Call Center Alternatif: 171 atau 150029
  • WhatsApp Kemensos: 0811-1500-566
  • Website Pengaduan: lapor.go.id
  • Aplikasi: LAPOR! (tersedia di Play Store/App Store)
  • Langsung: Kantor Dinas Sosial kabupaten/kota dengan membawa KTP dan KK

Saat menghubungi call center, siapkan data pribadi (NIK, Nomor KK, nama lengkap) untuk mempercepat proses penanganan.

FAQ Seputar BLT Kesra 2026

Apakah BLT Kesra 900 ribu masih cair di 2026?

BLT Kesra Rp900.000 sebagai program stimulus telah berakhir pada Desember 2025. Namun, BLT Dana Desa/Kemiskinan Ekstrem dengan nominal Rp300.000/bulan tetap ada dengan kriteria lebih ketat.

Bagaimana cara daftar jika belum terdaftar di DTKS?

Pendaftaran bisa dilakukan melalui fitur “Daftar Usulan” di aplikasi Cek Bansos atau datang langsung ke kantor desa dengan membawa KTP dan KK.

Kenapa nama saya hilang dari daftar penerima tahun ini?

Penyebab umum: dianggap sudah mampu (graduasi), data tidak sinkron dengan Dukcapil, pindah domisili tanpa melapor, atau ada anggota keluarga yang menjadi ASN/TNI/Polri.

Apakah ada potongan biaya saat pencairan?

Tidak ada potongan sama sekali. Bantuan harus diterima utuh sesuai nominal yang ditetapkan. Jika ada oknum yang meminta “uang rokok” atau pungutan liar, segera laporkan ke call center Kemensos.

Bisakah orang lain mengambilkan bantuan jika penerima berhalangan?

Bisa, dengan membawa surat kuasa bermaterai, KTP asli penerima, KTP asli yang mewakili, dan Kartu Keluarga asli. Untuk lansia atau disabilitas berat, biasanya petugas Pos melakukan layanan door-to-door.

Apa bedanya BLT Kesra dengan PKH dan BPNT?

BLT Kesra adalah bantuan tunai langsung tanpa syarat khusus. PKH adalah bantuan bersyarat dengan komitmen kesehatan dan pendidikan. BPNT adalah bantuan pangan non tunai yang disalurkan dalam bentuk sembako atau saldo belanja.

Penutup

Memahami mekanisme BLT Kesra dan bansos lainnya membantu masyarakat mengamankan hak bantuan sosial secara mandiri. Kunci utamanya adalah memastikan data DTKS selalu valid dan memantau informasi resmi dari Kemensos.

Jangan mudah percaya informasi dari grup WhatsApp atau media sosial tanpa sumber jelas. Selalu konfirmasi melalui website cekbansos.kemensos.go.id atau hubungi call center 1500-799.

Semoga bantuan sosial yang diterima benar-benar meringankan beban keluarga dan meningkatkan kesejahteraan. Terima kasih sudah membaca, semoga rezeki selalu lancar!

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan data resmi Kemensos, pernyataan pejabat terkait, dan pola penyaluran per Januari 2026. Jadwal, nominal, serta kebijakan program dapat berubah sewaktu-waktu sesuai keputusan pemerintah terbaru. Untuk informasi paling akurat, selalu kunjungi situs resmi Kementerian Sosial atau Dinas Sosial daerah setempat.